Polemik Paris Fashion Show, Wanda Hamidah Buka BizWeb.co.id

Pojogvanua, Jakarta – Kontroversi seputar Paris Fashion Week (PFW) dimunculkan karena banyak selebriti dan brand lokal mengaku mengikuti ajang fashion bergengsi ini.

Namun, seiring dengan munculnya kecurigaan bahwa banyak merek perawatan kulit dan makanan yang berpartisipasi dalam acara ini, pro kontra muncul dari warga negara Indonesia. Selain itu, banyak orang telah mengangkat BizWeb.co.id mereka menentang kesalahpahaman.

Dia telah berbicara untuk beberapa merek yang mengklaim go internasional dan berpartisipasi dalam Paris Fashion Week (PFW), seperti politisi dan influencer berpengaruh Wanda Hamidah.

Wanda mengatakan event organizer (EO) yang menangani brand lokal tidak terkait dengan penyelenggara PFW.

“Jadi penyelenggara divisi fashion adalah EO, EO saja. Tidak ada kaitannya dengan federasi organisasi PFW yang sebenarnya,” jelas Wanda dalam akun Instagram pribadinya, Kamis (3 Oktober 2022).

Tanpa bukti, Wanda pun memamerkan usulan proposal EO kepada beberapa brand Indonesia yang akan berangkat ke Paris.

“Ini adalah tawaran yang beredar kepada merek dan desainer yang jelas-jelas mengklaim Paris Fashion Week. Huruf besar bisa dibaca sebagai ‘2020 Paris Fashion Week’.”

Wanda juga menggunakan tagar #beliefpublic. Harga merek sekitar Rp511.598.000, dan untuk 10 merek harganya Rp5.115.980.000.

Manfaat yang ditawarkan merek ini mulai dari riasan, 30 model hingga dokumentasi. Padahal, jadwal yang ditampilkan bukanlah jadwal resmi Paris Fashion Week 2022.

“Jadwal yang Anda berikan kepada saya ada di Fashionweekonline.com. Ini bukan jadwal yang diterbitkan oleh situs resmi PFW. Semua jadwal peragaan busana di berbagai kota di dunia bisa dimasukkan di sini.

Wanda menjelaskan, niat baiknya adalah untuk melindungi merek Indonesia dari reputasi buruk di mata dunia. Temi Sumarlin serta Wanda, Ketua Panitia Gekrafs Paris Fashion Week, angkat bicara.

Baca Juga :  Kawanan Buaya Muncul di Sungai Bandar Lampung, Satu Ditangkap BKSDA

Temi menegaskan, sejak awal ia tidak mengklaim bahwa acara tersebut merupakan bagian dari jadwal resmi Paris Fashion Week. Sebaliknya, acara digelar di luar Paris Fashion Week.

“Gekrafs menulis Gekrafs Paris Fashion Show dari awal selama Paris Fashion Week dan diinstruksikan oleh @fashiondivision untuk digunakan di Paris Fashion Week,” kata Temi dikutip dari Viva.co, Kamis (10/3/2022).

Penggunaan tagar, serta nama PFW sendiri, dirundingkan dengan Divisi Fashion.

“Jadi intinya, bukan berarti Gekrafs bisa serta merta menggunakan #parisfashionweek tanpa berkonsultasi dengan FD,” ujarnya.

Temi menekankan bahwa departemen PR lokal bertanggung jawab atas merek-merek lokal yang berpartisipasi dalam Gekraps Paris Fashion Show selama Paris Fashion Week.

“Dan ini ada agensi PR lokal yang menanganinya dengan rekomendasi FHCM. Dia tegas mengatakan bisa digunakan selama Paris Fashion Week karena dia tidak berafiliasi dengan FHCM,” jelasnya.

Menurut Temi, peragaan busana selama Paris Fashion Week dipublikasikan di www.fashionweekonline.com dan juga tidak dijadwalkan selama Paris Fashion Week. (KN/KW)