Jual Konten Porno dan Ramai Diminati, Dea OnlyFans Raup Keuntungan Puluhan Juta

Pozovanua, Jakarta – Nama Dea semakin banyak disebut-sebut di berbagai platform media sosial (social media). Pasalnya, ia kedapatan menjual pornografi di sebuah website dan mendapat respon yang bagus dari banyak pembeli.

Dea mengaku memulai bisnisnya pada tahun 2020 dan telah menghasilkan puluhan juta dolar dari konten yang dia jual. Relatif muda, Dea sendiri masih berusia 21 tahun. Wanita asli Malang, Jawa Timur ini sedang menempuh pendidikan di salah satu universitas di Semarang.

Sebelumnya, Dea bekerja di bidang nail art dan makeup artist. Diketahui juga bahwa ayah Dia baru saja meninggal karena sakit pada April 2022, hanya menyisakan seorang kakak perempuan dan ibu.

Saat ini, semua media sosial Dia diserang oleh netizen. Dea juga mengaku senang mengambil foto seksi dan mengunggahnya ke media sosial.

Setelah berkencan dengan seorang pria, Dea berhenti mengunggah konten pornografi ke OnlyFans. Tapi dia akhirnya kembali ke jalurnya setelah hubungan itu putus.

Dea ditangkap pada Kamis, 24 Maret 2022 oleh Polda Metro Jaya dan ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis membenarkan penangkapan Dea OnlyFans.

Aliansyah dikutip dari kompas.com, Jumat lalu (25/3/2020) mengatakan, “Ya, benar. Tadi malam kami mengkonfirmasi perjalanan kami ke Jakarta.”

Untuk referensi Anda, tindakan yang Dia lakukan melanggar undang-undang pornografi. Beberapa bukti juga dikumpulkan melalui Google Drive, termasuk puluhan foto dan video cabul milik Dea.

Namun, menurut penyelidikan, Dia tidak ditahan dengan semestinya. Setelah melalui berbagai pertimbangan, termasuk permintaan keluarga yang ditinggalkan dan penjamin, maka kewajiban untuk melapor.

Dea masih duduk di meja kuliah, jadi itu salah satu faktor lain yang perlu dipertimbangkan. Jadi, minta mereka bisa menyelesaikan kuliah dulu.

Baca Juga :  78 Kali Positif Covid-19 dan 14 Bulan "Kurungan"

Setelah diselidiki, Dea membuat beberapa pornografi dengan kekasihnya dan kemudian mempostingnya melalui OnlyFans untuk mendapatkan keuntungan.

Dea OnlyFans Terjebak Pasal 27(1) jo Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Undang-Undang Pasal 45(1) dan/atau 4(1) jo 29 dan/atau 4(2) Pasal 30 dan/atau Pasal 8 Pasal 34 dan/atau Pasal 9 Pasal 35 dan/atau Pasal 10 Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 tentang Benda Cabul Tahun 2008. (KN/KW)