√ Candi Gedong Songo yang Memberikan Sensasi Petualangan di Bukit Ungaran

Godong Songgosa Ini adalah semacam candi Hindu yang dibangun di dataran tinggi. Saat Anda mengunjungi pura ini, Anda bisa langsung merasakan kesejukan pegunungan. Ada pohon-pohon yang indah di sekitar.

Melihat bangunan bersejarah Geodong Songgosa, Anda bisa langsung merasakan suasana yang berbeda. Gedong Songgosa, destinasi wisata di Ungaran, menawarkan alam yang indah dengan sejarah yang unik. Perjalanan untuk sampai ke tempat ini sangat sulit, namun candi ini menawarkan rasa petualangan dalam perjalanan yang nikmat.

Jiwa petualang Bukit Ungaran, Gedong Songgosa

Candi Gedong Songgo yang terletak di atas bukit Gunung Ungaran ini berada pada ketinggian sekitar 1.200 m dpl dan suhu berkisar antara 19-27°C. Objek wisata ini berada tepat di Kec, Desa Candi dan Dusun Darum. Bandungan, Karbo. Semarang, Jawa Tengah. Sekitar 2 jam dengan mobil dari Yogyakarta, dan sekitar 1 jam dari Semarang. Meski sejarahnya masih misteri, banyak kesamaan dengan Candi Dieng yang ditemukan.

Legenda Anoman

Candi Geodong Songgosa, Bukit Ungaran

Pada masa kerajaan Hindu, tempat-tempat seperti gunung, bukit, atau tempat tinggi dianggap sebagai tempat suci tempat tinggal para dewa. Seringkali tempat-tempat ini dikaitkan dengan cerita wayang. Salah satunya di Bukit Ungaran, tempat berdirinya Candi Gedong Songo, dan dikaitkan dengan gunung yang digunakan oleh Kera Anoman untuk mengalahkan Dasamuka dalam cerita Ramayana.

Ada juga patung Anoman di salah satu candi di Geodong Songgo. Namun, mitos mengatakan bahwa jika Anda menyentuh patung Anoman atau pasangan berfoto di sana, mereka putus.

Meski sudah dialihfungsikan menjadi destinasi wisata, namun bagi sebagian orang tetap memiliki nilai religi. Banyak orang datang untuk memberikan persembahan ke Candi Gedong Songgosa ini. Oleh karena itu, kita harus saling menghormati dan sopan saat berkunjung.

Baca Juga :  Masjid 99 Kubah Makassar di Pantai Losari Didesain Ridwan Kamil Dipromosikan Denny Sumargo

Keindahan Alam Geodong Songgosa

Candi Gedong Songo, Ungaran, Semarang

Geodong Songgosa memberikan keindahan alam yang menyejukkan pemandangan yang luar biasa. Berkunjung ke candi ini bisa menyejukkan dan menyegarkan dengan panorama yang menarik. Lebih menariknya lagi, lokasi candi ini terpencil. Setiap candi disebut Candi Geodong Songgo (Satu banding Sembilan). Hanya 7 candi yang tersisa hari ini.

Biasanya ada 5 candi yang harus dikunjungi. Letak candi-candi tersebut tidak berdekatan, sehingga Anda harus menempuh jarak ratusan meter untuk melihat semua candi tua tersebut. Jika Anda kehabisan napas saat berjalan, jangan khawatir. Setibanya di sana, Anda akan disambut oleh udara segar dan keindahan alam yang terkadang tertutup kabut yang turun dari atas. Gunung.

Gedong Songgosa, Semarang

Bepergian antar candi adalah pengalaman yang menyenangkan dan menantang. Lereng bukit dengan udara segar pasti menyenangkan karena menggantikan polusi udara sehari-hari yang Anda hirup. Nyatanya, perjalanan panjang ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang tidak kuat berjalan.

Bahkan, ada kursus berkuda di Candi Geodong Songgosa. Namun, menunggang kuda berbeda dengan berjalan kaki, di mana Anda harus berjalan melewati kuil satu per satu.

Juga, ada sumber air panas yang menarik untuk dikunjungi di tengah perjalanan antara kuil ke-3 dan ke-4. Lumayan untuk menutrisi kulit dan menyegarkan badan. Pemandian air panas ini dipercaya dapat meningkatkan kecantikan kulit.

Detail bentuk kompleks Geodong Songsa adalah sebagai berikut.

Wisata Geodong Songgosa

Geodong 1sa berbentuk persegi panjang dan tingginya mencapai 4~5m. Candi ini berdiri di kaki Batur atau candi setinggi satu meter, dikelilingi oleh relief berbentuk sulur dan ukiran bunga atau bunga teratai. Di dalamnya ada ruangan sempit.

Candi Gedong Dua berdiri di atas batu persegi dengan luas 2.2m2 dan tinggi 1m. Puncak Batur membentuk koridor selebar setengah meter di sekitar candi. Di luar ketiga dinding, tubuh candi memiliki ceruk kecil untuk menempatkan dua arca berhias kalamakara. Reruntuhan yang hanya bisa dilihat dari atas candi. Di depan candi terdapat sisa-sisa candi kecil yang dikenal sebagai Candi Perwara atau Candi Penjaga.

Baca Juga :  Wisata Edukasi Di Bali Untuk Liburan Seru Bareng Keluarga

Godong Songgosa

Geodong Songgotigasa adalah sekelompok candi yang terdiri dari tiga candi besar. Kedua candi besar menghadap ke timur dan terlihat seperti candi kembar. Di sebelah pintu masuk ke dua candi ini adalah postur berdiri Siwa memegang gada panjang di tangan kanannya. Candi-candi lainnya berukuran lebih kecil dan menghadap ke barat. Sebuah candi kecil diduga berfungsi sebagai ruang penyimpanan. Dinding masjid utama memiliki relung dengan arca Ganesha dan Durga berlengan delapan.

Kepiting Songgoun Garansa

Candi Gedong Songo 4 terdiri dari sebuah candi induk dengan beberapa reruntuhan candi di sekitarnya yang mungkin merupakan candi-candi sekunder. Di dinding luar ada bilik ceruk dengan patung yang rusak.

Candi Gedong Songo Lima memiliki aula utama dan beberapa reruntuhan candi, dan di bagian luar candi terdapat relung dengan patung gajah bersila.

Nikmati sate kelinci di Pura Gedong Songgosa

Atraksi Geodong Songgosa

Berkunjung ke Candi Geodong Songgosa tidak akan lengkap tanpa mencicipi sate kelinci yang wajib dimiliki oleh wisatawan, dan tahu Ungaran yang representatif. Suasana pegunungan yang sejuk menambah kenikmatan menyantap sate kelinci.

Biaya masuk ke candi ini adalah Rp. 6000, Rp untuk turis asing. 25.000 Kalau mau naik kuda, harganya sekitar 50.000.

Oleh karena itu, tinjau Gedong Songgosa yang membawa petualangan ke Bukit Ungaran. Perjalanan yang menyenangkan dengan sensasi petualangan yang mendebarkan!