Puluhan UMKM Ikuti Kanal Entrepreneur Kemantren Mantrijeron

YogyakartaWakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menggebrak pameran UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang diluncurkan Kanal Pengusaha (KE) dengan gong untuk merayakan pembukaan pameran pada Minggu (23 Januari 2022) di Kementerian Pendidikan Mantrijeron. , Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh 50 UKM dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta yang terdiri dari perwakilan Bantul, Sleman dan Yogyakarta.

Apriono, Ketua Panitia Entrepreneur Channel, mengatakan acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan KE yang telah bekerjasama dengan para pelaku UMKM untuk lebih berkembang dan sukses berjualan.

“KE ini akan menjadi jembatan dari kantor ke UMKM, yang akan berkembang lebih jauh melalui sosialisasi dan edukasi untuk membantu mereka mempertahankan dan menjual produknya dengan baik di masa depan,” kata Apriyono.

Kanal Entrepreneur adalah platform jaringan UMKM berbasis digital yang didirikan pada 22 Desember 2021. Walaupun KE menjual produknya secara online, kami tetap ingin menjadi KE seperti sekarang ini sebagai organisasi yang memperkenalkan produk dengan mengadakan bazar offline.

“Kita bisa mengumpulkan para pelaku UMKM kemudian memenuhi standar kemasan legal dan membantu mereka berjualan secara online dan offline,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengajak UMKM bekerjasama untuk mempromosikan dan menjual produk bagi sahabat UMKM sehingga dapat terjalin kerjasama dan saling menguntungkan untuk pengembangan UMKM kedepannya.

“Dengan bantuan komunitas seperti KE, mari kita bantu saling mempromosikan dan menjual produk teman-teman kita agar permintaan pengembangan UMKM semakin besar dan sukses,” ujarnya.

Hero juga ingin ada best practice yang menghadirkan seluruh UMKM agar penjualan bisa tumbuh dengan cepat. “Akan terus meningkat. Penjualan dan perdagangan perlu seimbang, terutama saat menerapkan pola pemesinan. Jika perlu, atur agar fokus di meja kerja.”

Baca Juga :  Carito Raso, Cara Baru Makan Nasi Padang

Ia juga mengatakan pelayanan masyarakat tidak lagi pilih-pilih apa yang mereka cari untuk memberikan pelayanan yang cepat. “Yang dibutuhkan sebuah produk saat ini adalah cara untuk menjaga kualitasnya. Kami berharap kerjasama dengan KE ini akan membentuk jaringan multi level bagi UKM di masa depan.”