Panduan Cara Lapor SPT Online dari Awal Sampai Selesai

Penting untuk mengetahui cara mengajukan SPT online mulai sekarang. Pajak merupakan salah satu masalah yang tidak pernah surut di Indonesia. Masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami aturan dan undang-undang perpajakan, serta kurangnya akuntabilitas dan kesadaran kepatuhan pajak. Akhirnya, ada cara untuk melaporkan SPT yang muncul di komunitas secara online.

Laporan SPT online ini merupakan upaya untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Anda mungkin bertanya-tanya, bukankah ini seperti pengembalian pajak online? Yuk simak ulasan lengkapnya di sini.

Apa itu pelaporan pajak online?


(Sumber: Tirto.id)

Jika Anda warga negara Indonesia, atau warga negara Indonesia yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan penghasilan, Anda wajib menyampaikan SPT tahunan yang biasa disebut dengan laporan SPT. Biasanya pelaporan dapat dilakukan secara manual oleh wajib pajak atau datang langsung ke kantor pajak. Namun sekarang bisa dilakukan secara online atau online.

Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi wajib pajak yang sibuk atau wajib pajak yang memiliki banyak pekerjaan lain, karena mereka dapat mengajukan SPT kapan saja, di mana saja. Wajib Pajak tidak perlu lagi membuang waktu untuk mengunjungi KPP terdekat karena dapat mengajukan deklarasi kapan saja, di mana saja dengan smartphone atau laptop.

Baca Selengkapnya: Panduan Lengkap Bayar Pajak Motor Online dari Awal

Bagaimana cara melaporkan SPT secara online?


Bagaimana cara melaporkan SPT secara online?
(Sumber: Djponline.pajak)

Perlu diketahui bahwa pelaporan SPT online dapat dilakukan dengan menggunakan e-Filling atau e-Form di DJP Online. SPT ini sendiri merupakan surat yang digunakan oleh Wajib Pajak untuk melaporkan hasil perhitungan dan pembayaran pajak, serta hasil kena pajak dan tidak kena pajak. Ada dua jenis kriteria wajib pajak untuk melaporkan SPT. Pertama, orang dengan penghasilan tahunan kurang dari Rp 60 juta dan wajib pajak dengan penghasilan tahunan Rp 60 juta atau lebih.

Baca Juga :  Tips Supaya Kehidupan Personal dan Kerja Kamu Seimbang

Karena jumlah pendapatan tahunan Anda berbeda, cara pelaporan SPT Anda juga berbeda. Jika penghasilan Anda kurang dari Rp 60 juta, gunakan formulir SPT 1770 SS untuk laporan SPT Anda. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan e-Filling dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Akses website resmi DJP Online dan login dengan memasukkan NPWP dan password. Jika Anda belum memiliki akun, silakan klik DAFTAR.
  • Setelah masuk, ketika Anda melihat opsi LAPORAN, klik menu.
  • Ketika Select Service ditampilkan, klik e-Filling.
  • Cari opsi BUAT SPT.
  • Akan muncul formulir e-Filling, Anda hanya perlu mengisinya dengan teliti dan lengkap.
  • Jangan lupa juga untuk mengisi tahun pajak, status SPT, dan status diubah.
  • Untuk Bagian A, pajak penghasilan memasukkan data sesuai dengan pekerjaan yang diberikan oleh bendahara.
  • Di Bagian B, misalnya, jika Anda memenangkan lotre, masukkan jumlah setelah pajak penghasilan, masukkan properti yang termasuk dalam laporan SPT Bagian B ini jika Anda mewarisinya.
  • Di Bagian C, yang berisi daftar aset dan kewajiban, buat daftar aset yang Anda miliki (misalnya, Anda memiliki sepeda motor), lalu masukkan jumlahnya di Bagian C, termasuk harga, kalung emas, furnitur, dll. Untuk kewajiban yang juga termasuk dalam Bagian C (misalnya tanggungan kredit sepeda motor yang belum selesai), cantumkan juga judulnya.
  • Bagian D berisi pernyataan. Klik saja tombol Agree hingga muncul icon atau gambar centang. Nantinya, ringkasan SPT dan pengambilan kode verifikasi akan dikirimkan ke email yang tertaut ke akun SPT online ini.

Baca Juga : Cara Mendapatkan EFIN Online Terbaru Dengan Cepat dan Mudah

Berikut langkah-langkah membuat laporan SPT menggunakan e-Filling, dan yang menggunakan e-Form memiliki caranya sendiri.

  • Wajib Pajak yang ingin mengajukan SPT harus membuka situs resmi DJP Online atau www.pajak.go.id.
  • Masukkan NPWP dan kata sandi Anda untuk login.
  • Klik tombol laporkan yang muncul di layar HP atau laptop Anda.
  • Temukan logo PDF e-Form, klik di atasnya dan opsi CREATE SPT akan muncul, klik di atasnya.
  • Baca dan ikuti petunjuk yang ditampilkan hingga tombol Kirim Permintaan muncul. Formulir SPT online akan diunduh secara otomatis. Mengisi formulir online secara offline.
  • selesai.
Baca Juga :  10 Aplikasi Trading Forex Terbaik dan Terpercaya di Dunia

Ada dua cara untuk melaporkan SPT secara online. Pada dasarnya, semua laporan SPT online hanya dapat dibuat dengan mengakses situs resmi Kantor Pelayanan Pajak atau DJP Online. Jadi Anda tidak perlu menggunakan aplikasi khusus apapun, cukup gunakan browser di ponsel atau laptop Anda.

Mengapa saya harus melaporkan SPT?


Mengapa saya harus melaporkan SPT?
(Sumber: Reqnews.com)

Wajib Pajak yang memiliki NPWP dan penghasilan wajib mengajukan SPT. Jika Anda melewatkan ini dan petugas pajak mengetahuinya, Anda akan dikenakan sanksi atau denda yang harus diterima oleh wajib pajak. Apa hukumannya?

Bagi wajib pajak yang tidak melaporkan SPT Tahunan, sanksinya berkisar dari denda hingga tuntutan pidana atau penjara.

Menurut undang-undang perpajakan, warga negara Indonesia yang memiliki NPWP dan tidak menyatakan SPT akan dikenakan denda dalam jumlah tertentu. Untuk wajib pajak orang pribadi, dendanya sebesar Rp100.000. Bagi Wajib Pajak yang berbentuk badan usaha, denda paling sedikit Rp 1 juta. Terdapat sanksi pidana bagi yang terlambat melaporkan SPT, khususnya Wajib Pajak yang dengan sengaja tidak melaporkan SPT atau memalsukan isi SPT.

Jika ada kondisi untuk tidak melaporkan atau melaporkan palsu dengan sengaja, hal itu diperlakukan sebagai kewajiban yang harus dibayar di kemudian hari. Jika lebih dari 7 hari telah berlalu sejak batas waktu pengajuan SPT, Anda akan menerima surat peringatan wajib pajak bahwa mereka harus melunasi utang pajaknya.

Apabila Wajib Pajak tetap tidak memberikan tanggapan lebih dari 21 hari setelah surat teguran diterbitkan, maka diterbitkan surat wajib dengan masa berlaku 2×24 jam. Setelah waktu yang ditentukan, WP akan menerima surat kehilangan. Juru sita menyita barang-barang milik wajib pajak.

Baca Selengkapnya: 4 Cara Menemukan Pemilik Plat Nomor Online Terbaru

kesimpulan


Melaporkan SPT secara online sangat mudah dan sederhana. Wajib Pajak dapat menghindari keterlambatan pelaporan dan pelanggaran dengan mengajukan laporan SPT kapan saja, di mana saja. Isi formulir laporan SPT online dengan hati-hati berdasarkan kasus per kasus. Harap tidak memberikan informasi yang salah karena laporan SPT akan ditinjau kemudian.

Baca Juga :  Tips Menasehati Anak Remaja - Quantum Edukasindo Paradigma

Jika ditemukan kecurangan atau jika ada laporan palsu, wajib pajak akan dituntut karena penipuan. Jadilah wajib pajak yang baik dan patuhi aturan perpajakan yang ada. Menyusun laporan SPT sesuai dengan peraturan Direktur Pajak. Hal ini karena pajak merupakan sumber pendapatan terpenting bagi suatu negara di mana ia dapat berkembang dan makmur.

Jangan lupa ikuti perkembangan website kami. Suka Facebookjuga, mengikuti Indonesia Dan Instagram BizWeb.co.id. Juga jangan lupa mengikuti Instagram dan berlangganan saluran youtube Penulis.