Telkom Dukung UMKM Naung Songket Naik Kelas dengan Digitalisasi

Jakarta – Realitasonline.id | Sukarara adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Tengah, Indonesia bagian barat. Desa ini sebagian besar adalah Sasak dan dikenal sebagai salah satu desa penghasil Songket terbaik di Lombok.

Seorang ibu, yang juga berprofesi sebagai pengrajin songket, mengeluh bahwa turis dan penduduk lokal sama-sama kurang tertarik dengan kain tersebut. Setelah mengeluh, Marhayani mulai mengunggah gambar kain songket yang ditenun oleh perempuan asal Desa Sukarara di media sosial Facebook. UMKM Songket Naung terbentuk setelah melihat prospek usaha yang sangat menjanjikan untuk penjualan kain songket di desa Sukarara secara online.

Pada Jumat (8/10), Direktur Enterprise and Business Services Telkom Edi Witjara bergabung dengan EVP Divisi Business Services Telkom Syaifudin, EVP Telkom Enterprise Services Division M. Salsabil dan EVP Telkom Region V Area Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara Pontjo Suharwono. dan Toto Rudiarto, Deputy Representative of EGM Service Delivery Assurance Department, mengunjungi UMKM Songket Naung di Lombok. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan di Lombok antara lain kunjungan ke Cable Landing Station (CLS) Mandalika dan menyaksikan penandatanganan PKS antara Telkom, ITDC dan MGPA dalam rangka persiapan kegiatan MotoGP dan event besar lainnya. Didukung penuh oleh TelkomGroup.

Selain itu, Edi Witjara berkesempatan berdiskusi dengan DPD Masata (Masyarakat Sadar Wisata) NTB Askar Dg Kamis dan Pemilik Homestay Tanawu House Ernanda Agung Dewobroto yang aktif mengembangkan potensi wisata NTB bersama TelkomGroup melalui transformasi digital. .

Di awal kunjungan, Edi Witjara diberikan penjelasan dari Marhayani, pemilik UMKM Songket Naung, tentang proses produksi tenun songket dan jenis produk yang dihasilkan. Dalam diskusi dengan UMKM, Masata dan Tanawu Homestay, Edi Witjara menyampaikan pentingnya kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan pengelola UMKM dan pariwisata NTB, sehingga meningkatkan daya saing Mandalika dan mendorong NTB secara keseluruhan untuk maju dan berkembang bersama dalam menghadapi even internasional. Aku melakukannya. masa depan.

Baca Juga :  Jika mengalami perundungan simpan bukti digitalmu

Sebagai bentuk audit dan dukungan bagi pengelola UMKM, Maata dan homestay, Telkom tidak hanya memberikan pemahaman tentang digital mindset dan digital skill set, tetapi juga menawarkan paket digitalisasi sebagai salah satu digital toolsetnya, serta plakat layanan SoultanNet. dan paket layanan.

Melanjutkan semangat “Growing Together” melalui Divisi Layanan Bisnis, Telkom Indonesia berkomitmen untuk menciptakan “UMKM Soltan” yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, dan global melalui transformasi digital. (setuju)