Tips Melaksanakan Pernikahan di Masa Pandemi Agar Aman, Ini Caranya!

Menikah di masa pandemi memang tugas yang sulit, sehingga Marshalova yang akan menggelar resepsi perlu tahu cara menikah. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan pemerintah.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pernikahan Marshalova dan pasangannya berjalan lancar dan bahwa para tamu dan kerabat lainnya terjaga. Nah, untuk keluarga Marshalova yang akan menikah, berikut cara memulainya.

Lihat cara menyelenggarakan resepsi pernikahan selama pandemi COVID-19

Ketika COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi global (pandemi), Indonesia menjadi negara yang banyak mengeluarkan kebijakan baru. Pasalnya, beberapa kegiatan eksternal seperti resepsi pernikahan disesuaikan dengan kebijakan PPKM dalam negeri di masa lalu.

Meskipun kami memiliki izin untuk mengadakan acara tersebut, yang jelas ada peraturan yang berlaku untuk penegakannya. Tujuannya untuk mencegah risiko penularan virus corona.

Terutama, dianjurkan agar pengantin pria dan wanita yang akan menikah mengetahui hal ini bahkan sekarang. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menikah selama mengikuti aturan tersebut. Jadi bagaimana?

Acara yang diadakan di luar ruangan

Pernikahan di era COVID-19 seperti Marshalova ini sebaiknya hanya digelar di luar ruangan atau outdoor. Pasalnya, faktanya, risiko penyebaran virus corona di dalam ruangan cenderung jauh lebih tinggi daripada di luar ruangan.

Juga, jika sirkulasi udara di dalam ruangan terlalu buruk, udara dapat menyebabkan pernapasan. Tetapi jika Marshalova sudah ada di dalam, maka Anda perlu memperhatikan bagaimana udara bersirkulasi dengan baik.

Baca Juga :  Intip Berbagai Coworking Space di Jakarta, Gaya Baru Kerja tapi Bukan di Kantor!

Pemeriksa suhu disediakan

Sangat penting bagi penyedia bangunan dan penyelenggara pernikahan untuk memeriksa suhu tubuh terlebih dahulu. Jadi pastikan dulu semua tamu undangan dalam keadaan sehat dan pengukuran suhu ini sangat penting.

BACA JUGA: Turunkan Berat Badan dalam 1 Minggu Dengan Diet Agar Tubuh Langsing!

Batasan Tamu yang Diundang

Saat Anda menggelar pesta pernikahan di tengah krisis COVID-19, sebaiknya Anda tidak mengundang terlalu banyak tamu. Marshalova, misalnya, dapat membatasinya agar hanya teman dekat, kerabat, dan anggota keluarga yang lebih aman.

Sediakan tempat untuk cuci tangan

Wedding organizer wajib menyediakan fasilitas berupa cuci tangan dan hand sanitizer. Misalnya di area pintu masuk atau lokasi strategis lainnya.

Selanjutnya, sediakan sabun tangan, masker, dan kebutuhan lainnya mulai dari tisu kering hingga tong sampah. Semua tamu yang diundang melalui ini akan mencuci tangan sebelum memasuki resepsi.

Tidak ada layanan prasmanan

Setelah menikah, pemerintah kini mengimbau jasa katering untuk tidak menyajikan makanan prasmanan. Penyajian makanan ini karena ada risiko penularan virus corona.

Karena ruang prasmanan mencakup pernikahan modern, banyak yang akan memiliki hampir setiap alat. Kini, sebagai solusi terbaik, pihak katering dapat mengadopsi metode lain seperti menyajikan makanan kepada tamunya.

Baca Selengkapnya: Tak Hanya Kebaya, 6 Inspirasi Busana Untuk Acara Wisuda Kali Ini Akan Membuat Penampilan Anda Tampil Tampil Tampil Lebih Menarik.

Tetap jaga jarak dan ikuti protokol kesehatan

Penyelenggara pernikahan harus menjamin peringkat kursi yang akan ditempatkan. Artinya kursi atau tempat duduk juga harus diberi jarak dan tidak terlalu berdekatan.

Selain itu, tamu undangan harus mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak antar tamu, dll.

Baca Juga :  Skincare Saja Belum Cukup, Kamu Butuh Suplemen Kolagen Biar Kulit Lebih Terawat!

Tuan rumah serta tamu harus selalu mengambil tindakan, seperti menggunakan masker untuk perlindungan. Sehingga baik tamu maupun penyelenggara pesta dapat terhindar dari penyebaran virus corona.

Menyelenggarakan pernikahan di masa pandemi sebenarnya tidak dilarang, yang jelas harus mematuhi aturan pemerintah yang berlaku. Jadi, Marshalova yang akan menikah, jangan khawatir lagi.