Review Film Hayya 2 : Dream, Hope & Reality

Film Hayya 2: Dream, Hope & Reality akan mengisi dunia perfilman Indonesia dengan tema perempuan. Hal ini terlihat dengan melihat sinopsis cerita yang dibicarakan melalui berbagai media seperti SNS.

di trailer berkata, Ada pepatah yang mengatakan bahwa anak-anak Palestina tidak boleh diadopsi, tetapi ketika bingkai bergeser dari satu adegan ke adegan lain, pasangan itu akhirnya melihat Lia (Dini Aminarti) dan Faisal (Dimas Seto) bahagia dan harmonis.

Namun, seolah-olah semua ini hanya mimpi, penonton secara bertahap mulai menceritakan kisah rasa sakit pasangan itu, kehilangan seorang anak hingga sesuatu yang mereka sendiri tidak tahu. Mereka salah dan tidak jelas di mana anak yang mereka cintai untuk sementara berada.

Dipukul oleh kejadian ini, Leah menolak untuk percaya bahwa putrinya sudah mati, seperti yang selalu dikatakan semua orang. Kemudian ia menciptakan dunianya sendiri di mana keberadaan putrinya masih ada, dan menurut rutinitas sehari-hari, ia bermain di tempat-tempat tertentu: di sekolah, di taman, bermain dan membuat gitar.

Haya, yang kabur lagi setelah mengejar seseorang yang dia kenal, muncul di depan Ria. Lia juga seolah menemukan bahwa selama ini bukanlah khayalan melainkan anaknya telah kembali dan dia dalam keadaan riang mengurus suami, anak, dan keluarganya.

Film ini begitu menyentuh wajah para wanita yang kurang memahami atau bahkan kurang memahami masyarakat pada umumnya, kemesraan ibu-bayi juga merupakan misteri sakral, dan mungkin masih banyak kejutan lainnya jika film ini dilanjutkan. Lia, Faizal, Hayya dan lainnya terkait.

Hayya dapat dilambangkan dengan harapan jika seseorang jatuh dapat bangkit kembali. Karena cahaya harapan praktis ada di mana-mana. Harapan adalah sesuatu yang tidak bisa diambil oleh siapa pun.

Baca Juga :  Lima Drama Korea yang Pas Ditonton Saat Hari Valentine

Menariknya, selain dibuat di layar lebar, ceritanya juga akan diadaptasi menjadi novel karya Helvy Tiana Rosa dan Beny Arnas. Lea dan Faisal. Juga, perjalanan Hayya yang tak terlupakan selama di Indonesia.

Film Hayya 2 memaksa mata penonton untuk mengikuti kisah hidup yang terungkap selama perjalanan Hayya untuk mencapai tujuannya.

Hayya 2: Dream, Hope & Reality dijadwalkan rilis pada 24 Maret 2022. Film ini disutradarai oleh Jastis Arimba, ditulis oleh Ali Eunoia dan Jastis Arimba, diproduseri oleh Helvy Tiana Rosa dan Asma Nadia, serta didampingi oleh manajemen. Produser Erick Yusuf, Oki Setiana Dewi dan Imam T Saptono.