Drishyam 2 Review: Babak Baru Menggali Misteri yang Sulit Dipecahkan

Menyusul kesuksesan karya sebelumnya “Drishyam” (2015), versi Malayalam asli “Drishyam 2” menceritakan tentang kondisi keluarga Georgekutty (Mohanlal) enam tahun setelah tragedi pembunuhan Varun Prabhakar. Film ini tetap menarik, dengan plot twist yang tidak kalah menarik dari film-film sebelumnya.

“Drishyam 2” mengambil premis sederhana tentang bagaimana polisi bekerja untuk mengungkap misteri pembunuhan Varun Prabhakar, putra perwira senior polisi Geeta Prabhakar (Asha Sarat). Insiden enam tahun meninggalkan misteri bagi tubuh Varun Prabhakar yang belum ditemukan.

Berharap untuk mengembalikan antusiasme dan martabat polisi yang diremehkan Georgekutty, kepala polisi telah bekerja keras selama dua tahun terakhir untuk mengirim dua polisi bayangan untuk memata-matai keluarga Georgekutty.

Akankah semua upaya para petugas ini berbanding lurus dengan harapan mereka menemukan titik terang dalam terungkapnya kasus Varun Prabhakar? Atau apakah Anda ingin menambahkan perlakuan licik Georgekutty? Film ini menarik ketegangan di sekitar tragedi malam enam tahun lalu.

Rasa bersalah dan mimpi buruk masih ada

Bertahun-tahun kemudian, keluarga Georgekutty lolos dari jerat hukum kematian Varun Prabhakar berkat kecerdikan mereka dalam mengumpulkan alibi yang cerdik. Georgekutty dan keluarganya menjalani kehidupan biasa di daerah tempat tinggalnya. Meski terkesan biasa saja, rumor bahwa mereka menyembunyikan jenazah Varun Prabhakar masih menjadi bahan gosip di kalangan warga sekitar.

Anju (Anshiba Hasan) masih merasa bersalah karena tragedi kematian Varun Prabhakar telah merenggut seluruh keluarganya. Dia menderita gangguan panik dan epilepsi. Ia juga memerankan karakter seorang pendosa yang selalu merasa bersalah menjalani hari-harinya yang penuh kecemasan dan trauma dengan urusan kepolisian.

Baca Juga :  Wah, Sutradara Red Notice akan Garap Film Live-Action dari Voltron

Drishham 2

Sinematografi khas untuk sebuah sinetron televisi dengan skenario dewasa.

Menonton “Drisham 2” akan menjadi pengalaman menonton film dengan gaya visual sinetron televisi kelas visual. Dialog yang seolah tak lebih dari sebuah patch dan format zoom-in/zoom-out yang mengukur ketegangan karakter tidak membuat film ini menarik secara visual.

Di awal film, tidak ada konflik yang berarti, sehingga penonton mungkin merasa bosan. Film ini mungkin tidak menjual cuplikan epik, tetapi dapat menawarkan cerita yang luar biasa.

Mengikuti strategi yang dibuat oleh Georgekutty, penonton akan dibuat takjub oleh adegan-adegan di awal film, seperti Georgekutty berbicara dengan seseorang yang terlihat seperti adegan kecil di dalam mobil, atau Georgekutty mengunjungi penulis skenario tanpa makna. Semua yang dilakukan Georgekutty ternyata menjadi jaring yang bertebaran untuk mengisi kekosongan kejahatan masa lalu.

‘Drisham 2’ adalah film yang terdiri dari lapisan-lapisan liku dan ketegangan. Penonton setidaknya bisa menyaksikan kejutan berlapis di akhir film.

Dikotomi benar-salah yang bias antar karakter

Film ‘Drisham 2’ sebenarnya menggambarkan sifat manusia yang abu-abu, dan protagonis dan musuh tetap mengambang. Keluarga Georgekutty adalah geng pembunuh yang ada karena nasib buruk menimpa mereka. Sementara itu, keluarga Pravakar menjadi korban kehilangan kendali karena hak dan kekuasaan pribadi. Keduanya berdosa dan menjadi korban, dan masing-masing memiliki kewajiban untuk mencapai keadilan yang mereka inginkan.

Di akhir film, penonton akan diberikan gambaran tentang kekuatan karakter utama. Georgekutty dan Geeta Prabhakar mewakili setiap kondisi manusia yang membutuhkan pelepasan perasaan balas dendam dengan rela melepaskan dan mengalah dengan cara tertentu.

Secara keseluruhan, film berdurasi dua setengah tiga menit ini cukup menegangkan dan layak untuk ditonton. Karena ‘Drisham 2’ memiliki cerita yang terjalin dengan bagian pertama, disarankan untuk menonton ‘Drisham’ (2013) terlebih dahulu.

Baca Juga :  Promo Baru Moon Knight Kembali Menggoda Serunya Serial Baru Milik Marvel Studios Tersebut