Pentingnya Air untuk Tubuh Kita

Halo, keluarga Kezora!

Selama ini kita sudah sering mendengar atau membaca tentang cara menjaga kesehatan dengan gizi seimbang, aktivitas fisik, dan istirahat yang cukup. Banyak dari kita juga pernah mendengar tentang jumlah air yang perlu kita konsumsi setiap hari. Ya, orang dewasa dianjurkan minum air putih minimal 8 gelas per hari. Diet seimbang tidak hanya membutuhkan makanan bergizi tetapi juga banyak air.

Jumlah 8 gelas ini bukan hanya air putih, selada, tomat, semangka, lemon, beri, jeruk, mentimun. Meski jus buah menjadi alternatif untuk mengisi kembali kebutuhan sehari-hari, jus buah yang sering dijual di supermarket banyak mengandung gula atau pemanis buatan. Selain itu, minuman yang sering dijual untuk kesehatan, seperti minuman ionik, seringkali mengandung gula dan pemanis buatan yang sama banyaknya dengan minuman berkarbonasi.

Tahukah Anda bahwa manusia dapat bertahan lebih dari 3 minggu tanpa makanan, tetapi hanya 3 hari tanpa air? Tentu saja, banyak faktor, seperti kebutuhan air individu, dipengaruhi oleh usia dan berat badan, asupan air dan konsumsi cairan, suhu dan aktivitas fisik.

Sungguh, seberapa pentingkah air? Apa efek dari dehidrasi? Apakah dehidrasi berbahaya?

Lebih dari 60% tubuh manusia terdiri dari air, dan semua sel dalam tubuh kita membutuhkan air untuk berfungsi secara optimal. Mengapa air penting bagi tubuh kita?

Mengapa air penting bagi tubuh?

1. Produksi air liur (saliva)

Air adalah komponen utama air liur. Air liur mengandung sejumlah kecil garam elektrolit, lendir dan enzim. Air liur dibutuhkan untuk memecah makanan padat dan menjaga kesehatan mulut. Tubuh kita dapat memproduksi air liur yang cukup jika kita minum cukup air. Produksi air liur tidak hanya menurun seiring bertambahnya usia, beberapa jenis obat atau perawatan juga menurun.

Baca Juga :  Minyak Goreng Mahal? Demi Kesehatan, Ayo Ganti Cara Makan!

2. Termoregulasi

Ketika kita aktif secara fisik dan di lingkungan yang panas, tubuh kita berkeringat. Keringat juga merupakan cara untuk menjaga suhu tubuh tetap dingin. Jika Anda tidak minum cukup air, suhu tubuh Anda naik dan Anda mungkin merasa seperti demam. Jadi, pastikan Anda minum banyak air untuk menghindari dehidrasi saat melakukan aktivitas fisik yang membuat Anda berkeringat lebih banyak dari biasanya.

3. Air berperan sebagai pelumas/pelumas untuk melindungi jaringan, saraf tulang belakang, dan persendian.

Asupan air yang cukup menyediakan cairan yang cukup untuk melindungi sendi, sumsum tulang belakang, dan jaringan Anda. Pelumasan yang tepat mendukung aktivitas fisik dan mengurangi ketidaknyamanan kondisi seperti radang sendi.

4. Tubuh kita menggunakan air Pembuangan sisa metabolisme melalui pernapasan, urin, dan buang air besar.

Saat kita berkeringat, kita membutuhkan air untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang melalui keringat. Anda juga membutuhkan banyak air untuk mencegah sembelit (sembelit) sehingga Anda bisa buang air besar secara teratur. Ginjal kita juga menggunakan air untuk proses penyaringan. Air yang cukup mendukung fungsi ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal.

5. Air memaksimalkan kemampuan fisik Anda.

Asupan air yang cukup selama aktivitas fisik atau olahraga sangat penting. Atlet mungkin mengalami kehilangan cairan 6-10% dari berat badan mereka selama aktivitas fisik. Air yang cukup mempengaruhi kinerja, kekuatan dan daya tahan otot seseorang saat melakukan aktivitas. Olahraga berintensitas tinggi seperti bola basket memiliki risiko dehidrasi yang lebih tinggi. Olahraga berintensitas tinggi tanpa minum air putih di cuaca panas bisa berakibat serius, seperti tekanan darah rendah dan demam tinggi (suhu tubuh naik). Dehidrasi parah dapat menyebabkan kejang dan bahkan kematian.

Baca Juga :  Simak, Inilah Cara Merawat dan Mengobati Luka Diabetes

6. Pencegahan Sembelit

Makan sayur dan buah sebagai sumber serat bukan satu-satunya cara untuk mencegah sembelit. Asupan air yang cukup sangat penting untuk kelancaran saluran pencernaan. Air yang cukup membantu pergerakan makanan di usus. Jika Anda mengalami sembelit, minumlah air putih terlebih dahulu.

7. Membantu proses pencernaan.

Minum air sebelum, sesudah, atau selama makan membantu tubuh memecah makanan lebih mudah. Dengan demikian, nutrisi yang berasal dari makanan juga lebih efektif diserap oleh tubuh.

8. Membantu penyerapan nutrisi.

Selain membantu proses penguraian makanan, air juga membantu kelarutan vitamin dan mineral dalam makanan yang kita konsumsi. Setelah itu, air juga membantu mengantarkan komponen vitamin ini ke seluruh tubuh.

9. Menjaga Berat Badan

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa efek dari mendapatkan cukup air dapat membantu Anda menjaga berat badan.

10. Membantu Menjaga Kadar Oksigen dalam Peredaran Darah

11. Meningkatkan sistem pertahanan/kekebalan tubuh

Minum air yang cukup dapat mengurangi atau mencegah beberapa penyakit, seperti sembelit, batu ginjal, asma akibat olahraga, infeksi saluran kemih, dan tekanan darah tinggi.

12. Meningkatkan produksi energi

Air yang cukup mempengaruhi energi yang kita hasilkan dalam tubuh kita. Air dapat mengaktifkan metabolisme yang berlangsung di dalam tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengkonsumsi 500ml air dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda hingga 30%.

13. Terlibat dalam fungsi kognitif di otak

Hidrasi cairan adalah kunci fungsi kognitif yang baik. Dehidrasi menyebabkan kurangnya konsentrasi, kantuk, dan masalah memori jangka pendek.

14. Membantu Merawat suasana

Air juga berperan penting dalam fungsi kognitif otak. Kurangnya asupan air, dehidrasi, obstruksi suasana. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan, kebingungan, dan kecemasan.

Baca Juga :  Mengetahui Screen Time Penggunaan Gadget

15. Membantu Anti Penuaan (anti penuaan)

Air yang cukup akan menjaga kelembapan kulit. Air juga membantu dalam proses pembentukan kolagen. Namun, air saja tidak dapat mencegah penuaan. Proses ini juga dipengaruhi oleh gen dan perlindungan terhadap sinar matahari.

16. Mencegah Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika kita tidak minum cukup cairan. Dehidrasi parah dapat memiliki konsekuensi yang sangat berbahaya, termasuk pembengkakan ukuran otak, gagal ginjal, dan kejang.

Tips mencegah dehidrasi!

Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari dehidrasi dan minum banyak cairan.

  • Selalu bawa botol air minum kemanapun Anda pergi.
  • Ada alarm yang memberitahu Anda berapa banyak kita sudah minum dan benar-benar mengingatkan Anda untuk minum jika Anda sering lupa minum.

Redaktur: drg. Valeria Widita