Bukan Hanya Penurun Demam, Inilah Manfaat Lain Paracetamol

Parasetamol merupakan obat yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Obat ini merupakan obat yang umum dan sering digunakan sebagai antipiretik. Namun, selain untuk menurunkan demam, obat ini juga bisa digunakan untuk meredakan nyeri.

Sebelum meminum obat ini, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui agar dapat menggunakannya dengan benar.

Tentang Parasetamol

Parasetamol, atau acetaminophen, adalah obat bebas yang termasuk dalam kelompok pereda nyeri dan antipiretik.

Obat ini biasanya digunakan dalam kondisi berikut:

  • Nyeri ringan hingga sedang, seperti nyeri punggung, sakit kepala, migrain, ketegangan otot, kram menstruasi, sakit gigi, dan nyeri akibat masuk angin
  • obat demam
  • Ini dapat digunakan dalam kombinasi dengan penghilang rasa sakit lainnya untuk mengurangi rasa sakit yang parah.

Aturan minum parasetamol sebagai analgesik

Obat ini tersedia sebagai tablet atau formulasi sirup anak-anak. Obat ini dapat diminum tepat sebelum atau sesudah makan.

Parasetamol dan berbagai produk yang mengandung parasetamol tersedia secara bebas di pasaran. Setiap produk mungkin memiliki jumlah atau dosis obat yang berbeda, jadi perhatikan cara meminumnya saat membeli.

Untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang, satu atau dua tablet yang mengandung 500 mg parasetamol dapat dikonsumsi. Jumlah maksimum parasetamol yang dapat Anda konsumsi empat kali lipat dalam 24 jam. Beri jarak setidaknya 4 jam antara dosis yang Anda ambil. Efek obat ini maksimal bila diminum sesuai aturan.

Overdosis parasetamol dapat menyebabkan berbagai efek samping yang serius. Jadi, meskipun Anda merasa sakit, jangan menambah atau menggandakan dosis obat yang Anda minum.

Baca Juga :  Obesitas Pada Anak, Ini Faktor-Faktor Penyebabnya

Obat pereda nyeri ini paling efektif dan paling efektif bila digunakan saat nyeri pertama kali muncul. Jangan menunggu gejala memburuk dan rasa sakit memburuk.

Jika obat ini ditujukan untuk analgesia, jangan meminumnya lebih dari 10 hari (5 hari pada anak-anak) tanpa pengawasan dokter. Jika rasa sakit berlanjut untuk waktu yang lama dan tidak membaik dengan obat ini, segera temui dokter Anda.

Bisakah saya minum parasetamol bersamaan dengan obat pereda nyeri lainnya?

Anda dapat mengonsumsi parasetamol dengan jenis pereda nyeri lain yang tidak mengandung parasetamol, seperti ibuprofen, aspirin, atau kodein.

Sebaiknya hindari mengonsumsi obat ini bersamaan dengan obat lain yang mengandung parasetamol untuk menghindari risiko overdosis.

Pastikan Anda dan keluarga mengonsumsi obat yang tepat dan tepat. Konsultasikan dengan ahlinya melalui layanan konsultasi dokter HomeCare24.

Bisakah Paracetamol diberikan kepada anak-anak?

Obat ini juga bisa digunakan sebagai pereda nyeri pada anak. Ada parasetamol dalam bentuk sirup yang bisa disajikan.

Jika Anda ingin memberikan obat ini kepada anak Anda, pastikan obatnya untuk anak-anak. Dosis obat untuk anak sebaiknya disesuaikan dengan berat badan atau usia anak.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk memberikan dosis yang tertera pada kemasan produk agar anak dapat memberikan dosis yang sesuai. Periksa dosis yang tepat dengan mengukur obat cair dengan sendok ukur/penetes/jarum suntik. Jangan gunakan sendok rumah tangga.

Berhati-hatilah jika Anda menggunakan parasetamol.

Bagi kebanyakan orang, obat ini aman dan tidak menimbulkan efek samping bila dikonsumsi dalam dosis yang sesuai.

Namun, minum obat ini memerlukan perhatian khusus pada kondisi berikut:

  • Jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap parasetamol dan produk yang mengandung obat ini
  • Pasien dengan riwayat penyakit hati dan ginjal
  • Anda memiliki kebiasaan minum yang melebihi batas maksimal yang disarankan.
  • minum obat antiepilepsi
  • Minum obat untuk tuberkulosis (TB)
Baca Juga :  Kenali Ciri-ciri dan Cara Penanganannya

Jika Anda termasuk dalam salah satu kelompok di atas, Anda harus berbicara dengan dokter Anda sebelum menggunakan parasetamol. Juga, konsultasikan jika Anda sedang mengonsumsi obat untuk kondisi medis tertentu.

Parasetamol merupakan obat yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri karena dapat bertindak sebagai analgesik. Obat ini merupakan obat bebas, namun sebaiknya Anda meminum obat ini dengan dosis yang dianjurkan untuk menghindari overdosis. Overdosis obat dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan bahkan kematian.

Jadi, jika ragu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter (telekomunikasi). Setelah berkonsultasi, Anda bisa mendapatkan obat dan dosis yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Anda.

Referensi:

  1. Layanan Kesehatan Nasional (NHS). Parasetamol untuk orang dewasa. situs web NHS. 2019 [online]
  2. WebMD. Tablet Parasetamol – Kegunaan, Efek Samping, dan Lainnya. Situs WebMD. 2022 [online]
  3. Pusat Informasi Obat Nasional – Badan Pengawas Obat dan Makanan (PIONAS – BPOM). Parasetamol (asetaminofen). Situs web POM Fionas. 2022 [online]
  4. sumber foto: prepic

Ditulis oleh dr. Felicia Puspitasari

Editor: Karin Naomi