Senam Jantung Persib ‘Ngarep’ Blunder Bali United

Jakarta, BizWeb.co.id Indonesia

Persib Bandung masih menyimpan harapan untuk menerima gelar Liga 1 kompetisi 2021/2022 bali bersatu. Nyala api tidak sebesar minggu lalu, tetapi api gairah masih menyala.

Peluang terakhir Persib mengunci gelar yang mereka raih pada 2014 ditentukan oleh nama Bali United. Tim Robert Alberts jelas ingin Bali United tiba-tiba lupa bagaimana cara menang di momen krusial itu.

Di klasemen jelang pekan ke-33 Liga 1, Bali United kokoh di puncak klasemen dengan 72 poin. Serdadu Tridatu unggul lima poin dari pesaing tunggalnya, Persib.

Bali United, secara teori, hanya soal waktu. Persyaratan Prajurit Tridatu untuk mengangkat piala juga tidak terlalu sulit. Tak perlu menghapus dua kemenangan atas Persebaya Surabaya dan Persik Kediri.

Bali United tidak butuh kemenangan. Ilija Spasojevic dan kawan-kawan hanya membutuhkan satu hasil imbang dari dua pertandingan tersisa untuk memupus harapan kemenangan Persib.

Bahkan jika Persib memenangkan dua pertandingan tersisa, satu poin sudah cukup. Kedua tim memiliki 73 poin, tetapi Bali United layak mendapatkan gelar head-to-head.

Bali United telah mengalahkan Persiv dalam dua pertemuan mereka di Liga 1 musim ini. Duel pertama berakhir imbang 2-2, dan di pertemuan kedua, Bali United menang tipis 1-0.

Situasi ini jelas membuat hati Persib dan staf kepelatihannya berdegup kencang. Pangeran Biru sangat ingin mendapatkan hasil maksimal dari dua pertandingan tersisa mereka, tetapi juga jelas tidak nyaman dengan apa yang dicapai Bali United.

Latihan kardio dimulai pada minggu ke-33. Di atas kertas, Persib mampu mengatasi Persik Kediri dan setelah beberapa jam Bali United bertemu lawan mereka tersinggung oleh: Persebaya.




Tim Vasul Izo menjadi tim yang menghentikan Persip di pekan ke-32. Hasil imbang 1-1 antara kedua tim bisa dimanfaatkan untuk mempertahankan posisi memimpin setelah Bali United mengalahkan Madura United 2-0.

Selisih Persib dan Bali United yang semula hanya tiga poin, kini melebar menjadi lima poin. Kalau tidak mau bilang tidak mungkin, jalannya semakin terjal.

Lanjutkan membaca artikel ini di halaman selanjutnya >>>


Bantuan Persebaya saja tidak cukup

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga :  Menilik Asa Persib Juara Liga 1