Masih Banyak Hotel Tutup di Madinah, Ini Penjelasan Travel Umroh

BizWeb.co.id, JAKARTA— Banyak penginapan dan hotel di sekitar Masjid Nabawi Al-Munawarah yang masih tutup. Pasalnya, selain belum siap beroperasi akibat pembatasan perizinan, banyak hotel yang dibongkar untuk renovasi.

Haji Umrah Ampuh, Direktur Hj Sri Agung Abdul Azis menyampaikan situasi terkini di Madinah dengan mengatakan, “Ada juga beberapa hotel yang sudah dibongkar total dan sudah tidak beroperasi lagi. BizWeb.co.id.co.idKamis (20-03-17).

Hj Sri yakin akan terjadi kelangkaan hotel di Madinah dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini dikarenakan banyak pengelola hotel yang tidak memiliki legalitas untuk menjalankan usaha penginapan dan banyak yang memperbaiki hotel untuk meruntuhkannya.

“Dan mungkin masih akan ada banyak kekurangan hotel di masa depan ketika musim dimulai,” katanya.

Ia mengatakan, situasinya berbeda dengan Masjid Nabawi yang semakin meluas untuk menampung banyak jemaah umrah. Masjid Nabawi sangat nyaman digunakan sebagai tempat beribadah.

“Alhamdulillah, begitu masjid diperluas, bagian wanita akan cukup lebar untuk memanjang ke luar,” katanya.

Dia menekankan bahwa situasi medina yang paling mengkhawatirkan adalah kurangnya akomodasi bintang tiga dan empat, khususnya. Untuk itu, biro perjalanan harus berhati-hati dalam memilih paket akomodasi agar pelayanan kepada jemaah tidak berkurang. “Yang penting hotel bintang tiga dan empat,” katanya.

Padahal, kata dia, sebelum wabah ada hotel berbintang empat dan banyak yang disewakan oleh pemilik travel sebagai akomodasi jemaah haji. Namun sekarang hotel tersebut tidak beroperasi sama sekali.

“Yang saya lihat adalah hotel bintang empat sangat ramai sebelum COVID-19 dan sekarang masih tutup dan gulung tikar. Terlihat pintu-pintu masih terkunci dan pintu-pintu masih terkunci,” katanya. dikatakan.

Hj Sri saat ini hanya mengoperasikan hotel bintang 5, namun tidak sebanyak hotel bintang 3. Hotel bintang lima adalah salah satu layanan teknis terbaik bagi peziarah.

Baca Juga :  Cegah Aktivitas Ilegal, Mendagri: Pembangunan PLBN Dilanjutkan

“Kalau Alhamdulillah bintang lima kelihatan bagus tidak apa-apa, istilahnya harus disiapkan untuk menyambut jemaah,” ujarnya.