Trump yang Konsisten Puji Putin Genius dan Ingin Jatuhkan Biden

Jakarta, BizWeb.co.id Indonesia

dari Rusia menyerbu Ukraina Sebulan yang lalu, mantan presiden Amerika Serikat, Donald TrumpKembali menjadi sorotan.

Trump terus mengomentari keputusan presiden Rusia Vladimir Putin mulai menyerang negara tetangga.

Alih-alih mengkritik tindakan Putin, seperti kebanyakan pemimpin dunia, Trump justru memuji tindakan presiden Rusia tersebut.

Sehari sebelum Rusia menginvasi Ukraina, Trump menyebut Putin sebagai “pemimpin jenius” setelah mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk, dua wilayah Ukraina yang dikendalikan oleh pemberontak pro-Moskow.

Ketika seorang pembawa acara radio bertanya tentang pengakuan kemerdekaan Putin, Trump berkata, “Saya menonton[Presiden Putin]di TV kemarin. Saya berkata, ‘Ini jenius.'” AFPRabu (23/2).

Kemudian dia berkata, “Putin mendeklarasikan sebagian besar wilayah Ukraina. Putin mendeklarasikan kemerdekaan. Oh, itu luar biasa.”

Keesokan harinya, Trump memuji Putin karena pintar.

“Mereka berkata, ‘Trump menganggap Putin pintar.’ Yah, dia mengambil alih sebuah negara meskipun sanksinya murah. Saya pikir itu cerdas. Dia mengendalikan negara besar dengan banyak orang, itu hanya berjalan ke negara itu.” menghapus.

Beberapa hari kemudian, Trump sekali lagi memuji Putin.

Dalam pidatonya di Konferensi Aksi Politik Konservatif, Trump sekali lagi menganggap Putin cerdas.

“Kemarin wartawan bertanya apakah mereka pikir Putin pintar. Saya berkata, ‘Tentu saja, dia pintar.’ BizWeb.co.id.

Trump dikenal dekat dengan Rusia, dan selama masa jabatannya di Gedung Putih, ia mencoba mengkritik, memberi sanksi atau tidak memberi sanksi kepada Rusia.

Hubungan AS-Rusia juga menghangat selama pemerintahan Trump.

Trump juga mencoba memotong bantuan militer untuk menekan Presiden Rusia Volodymyr Zelensky.

Hubungan AS-Ukraina ketat selama era Trump.

Mantan penasihat Gedung Putih Fiona Hill juga mengakui hal ini. Dia mengatakan bahwa diplomasi Rusia di era Trump tidak didorong oleh kepentingan nasional, tetapi oleh kepentingan individu.

Baca Juga :  Jadwal Liga 1 Sabtu 19 Maret: Persebaya vs Persib

Sekarang para pejabat Republik berusaha menghindari menyebut Trump memuji Putin.

Trump bahkan telah ditegur oleh Partai Republik atas pernyataannya tentang Putin.

Trump dikenal sering memuji para pemimpin dunia yang otoriter seperti Putin selama masa kepresidenannya.

Di antara para pemimpin dunia otoriter yang dipuji Trump termasuk pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un; Presiden China Xi Jinping; Kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pengamat telah melihat Trump mencoba meniru beberapa pemimpin otoriter ini, dari penindasan kebebasan pers saat dia berada di Gedung Putih hingga tuntutan kesetiaan penuh kepada semua orang yang bergabung dengan pemerintahannya.

(rds)

[Gambas:Video CNN]