Rangkuman Situasi Terkini Rusia vs Ukraina, Sabtu 19 Maret

Jakarta, BizWeb.co.id Indonesia

invasi Rusia K Ukraina Ini belum selesai. Pasukan Kremlin terus mengebom pertahanan Ukraina.

Ringkasan invasi Rusia ke Ukraina adalah sebagai berikut.

PBB: 816 kematian, 59 anak-anak dalam invasi Rusia ke Ukraina

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengatakan pada Kamis (24/2) bahwa sedikitnya 816 orang tewas dan 1.333 terluka sejak dimulainya invasi Rusia ke Ukraina.

Sebuah pernyataan dari Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (OHCHR) mengatakan bahwa “mayoritas korban adalah hasil dari penggunaan senjata peledak dengan berbagai dampak.”

Dalam sebuah pernyataan, OHCHR memberikan contoh senjata peledak seperti: artileri berat, sistem peluncuran roket ganda dan serangan rudal.

Usai Bertemu Biden, Xi Jinping Menonton Rusia

Pertemuan virtual hampir dua jam antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping tidak mengurangi kekhawatiran AS tentang kemungkinan China mengirim bantuan militer atau keuangan ke Rusia.

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan Amerika Serikat akan memantau dengan cermat tindakan Presiden Xi untuk saat ini.

“Kami memiliki kekhawatiran itu,” kata Jen Psaki. “Presiden Trump telah merinci implikasi dan konsekuensi dari China yang memberikan bantuan material kepada Rusia, yang telah melakukan serangan brutal terhadap kota-kota dan warga sipil Ukraina.”

Pejabat Pentagon menuduh Rusia menembakkan 1080 rudal ke Ukraina

Seorang pejabat senior Pentagon mengklaim bahwa pasukan Rusia telah menembakkan lebih dari 1.080 rudal dalam tiga minggu terakhir, atau sejak hari pertama mereka secara resmi menginvasi Ukraina pada Kamis (24/2).

“Ada lebih dari 1.080 rudal. Daerah di sekitar Bandara Internasional Lviv tampaknya akurat,” kata seorang pejabat senior Departemen Pertahanan AS.

Baca Juga :  3 Tim Negara Besar Gagal Lolos Piala Dunia 2022

Dia tidak memberikan rincian tentang asal-usul serangan rudal di Ukraina barat atau tingkat kerusakan. Namun dia hanya menekankan bahwa wilayah udara Ukraina “tetap kompetitif”.

Putin: Kejahatan perang Ukraina dilaporkan ke Macron

Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Ukraina melakukan kejahatan perang. Kecurigaan itu muncul selama panggilan telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada tanggal 18 (waktu setempat) waktu Rusia.

Kremlin mengatakan tentang dialog antara Putin dan Macron “itu memperhatikan banyak kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan keamanan Ukraina setiap hari”.

“Terutama serangan roket dan artileri skala besar di kota Donbas.”

Sekitar 400 rompi antipeluru akan dikirim ke Ukraina

Lebih dari 400 rompi anti peluru yang akan dikirim ke Ukraina dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di New York, AS pada Rabu 16/3 (16/3).

Ratusan rompi berasal dari organisasi non-pemerintah (LSM) dan diserahkan kepada petugas yang dikirim ke bekas Uni Soviet di bawah serangan pasukan Rusia.

Pencurian itu terjadi di markas Komisi Parlemen Ukraina (UCCA).

Juru bicara Kepolisian New York Jessica McRorie mengatakan Kamis bahwa “sekitar 400 rompi antipeluru menghilang dari tempat kejadian. Tidak ada yang ditangkap dan penyelidikan sedang berlangsung.”

Militer Rusia Bebaskan Wali Kota Velikoburutska dari Ukraina

Walikota Ukraina Viktor Tereshenko Velikoburutska, yang diduga ditangkap oleh tentara Rusia, telah dibebaskan. Kabar tersebut disampaikan pada Jumat (18/3) oleh Syniehubov, Kepala Eksekutif Pemerintah Daerah Kharkiv.

“Musuh telah membebaskan Viktor Tereshchenko,” kata Sinievov dalam pesan video yang dikutip BizWeb.co.id, Jumat (18/3).

Dia mengatakan Victor dirawat di rumah sakit dan menerima perawatan. Namun, Syniehubov tidak memberikan rincian tentang kondisi Viktor setelah dibebaskan oleh tentara Rusia.

Baca Juga :  Warga Mariupol Ukraina Dipaksa Pergi ke Rusia

(monokrom / saluran)

[Gambas:Video CNN]