Membongkar Siasat Gedung-gedung Curi Air Tanah Jakarta

Jakarta, BizWeb.co.id Indonesia

pelanggaran penggunaan air bawah tanah Di DKI, Jakarta masih melewati era ancaman. Jakarta tenggelam Hal ini menjadi kenyataan. Meski penegakan hukum terhambat oleh terbatasnya jumlah pengawas, namun para pengawas harus bijaksana untuk memastikan bagaimana penjahat beroperasi dan alasan mereka.

Rabu (2 September) Matheus Estu Wibowo dari Badan Sumber Daya Alam (SDA) minum kopi hitam di sebuah warung makan di Jatibaru, Jakarta Pusat, melakukan pemeriksaan mendadak (sidak) Jeon. Beberapa tempat dengan penggunaan air tanah di daerah tersebut.

“Sarapan dulu dan bersiap untuk menyeberang daerah hari ini,” katanya.

Setelah bekerja di lapangan selama tiga tahun, Matheus menjadi akrab dengan enam jenis pencurian air tanah oleh pengelola gedung. Pertama, air diambil tanpa mengajukan Surat Izin Penggunaan Air (SIPA).

Kedua, pengambilan air tanah melebihi batas yang diizinkan. Ketiga, penggunaan air tanah setelah izin berakhir. Keempat, manipulasi dan modifikasi meter air. Kelima, persaingan dengan petugas tiket nomor. Terakhir, ada pembangunan air tanah baru yang tidak melalui meteran air.

Matheus menggunakan data neraca air sebelum melakukan tes untuk membaca tanda-tanda penyalahgunaan air tanah. “Selebihnya tergantung informasi dari masyarakat dan pihak PDAM,” katanya. datang Hari ini,” kata Matthews.

“Jadi saya gunakan informasi itu sebagai referensi. Kalau di daerah yang belum dicoba, mudah untuk mengeceknya kembali.melapisi saluran [PAM Jaya]Lebih mudah karena otomatis masih menggunakan air tanah,” katanya.

Hari itu, dia mulai check-in di hotel bintang tiga yang terletak di Jalan Karet Pedurenan, Jakarta Selatan. Matheus menemukan anomali di lokasi ini selama beberapa bulan terakhir. Catatan meter air tanah seringkali kecil atau tidak sama sekali.

Baca Juga :  Bela Putin, Kim Jong-un Ejek Biden Orang Tua Pikun

Sementara, gedung tersebut belum terdaftar sebagai konsumen PDAM DKI Jakarta.

Dugaan Matheus dikuatkan dengan memeriksa kemampuan meter air tanah hotel bintang tiga. Pada pemeriksaan mendadak hari itu, meteran hotel tidak berfungsi sama sekali. Yang jelas mesin pompanya benar-benar menyedot air tanah.” “Jadi yang mau saya cek hari ini apakah meteran itu benar atau tidak. Mungkin ada masalah atau meterannya rusak.”

“metode Periksa Tetap sederhana. Tanya pengelola gedung nyalakan Jika pompa, pipa bergetar, itu berarti air melewati meteran. Anda tinggal mengecek apakah meterannya normal,” jelasnya.

Ia melanjutkan, “Dalam hal ini meteran lama tidak berfungsi sama sekali. Artinya perlu diganti dengan yang baru.”

Sehubungan dengan penggantian meteran air, Matheus meminta segera diserahkan kepada pengelola gedung untuk penggunaan saluran air resmi yang ada di DKI Jakarta. Pasalnya, air tanah tidak bisa dijadikan satu-satunya sumber air jika kawasan tersebut sudah melewati jalur air PAM Jaya.

Dia mengatakan, “Sifat dan batasan penggunaan air tanah adalah kuncinya. Yang jelas begitu Anda memasuki jalur air resmi, Anda tidak bisa lajang.”

Pos pemeriksaan kedua adalah proyek pembangunan gedung bertingkat di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan. Sebelumnya, dia mengaku telah mengkonfirmasi lokasi proyek dalam hal perizinan penggunaan air tanah.

Namun, dia menduga titik sumur geoteknik baru milik pengembang itu belum dilaporkan ke Pemprov DKI Jakarta. Jadi Matheus ingin memeriksa ulang untuk mengkonfirmasi asumsinya.

“Jadi dia (pengembang) sudah mengajukan izin dan izin itu sudah ada untuk digunakan selama proyek konstruksi. Hanya mencurigakan ada titik sumur baru yang belum dilaporkan,” jelasnya.

Apalagi dugaan Mateus kembali dibuktikan dengan menyimpulkan bahwa air dari sumur pertama tidak bisa digunakan karena jaraknya terlalu jauh. Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, ada dua titik sumur yang baru dibuat oleh pengembang. Mereka mengklaim bahwa air dari sumur hanya digunakan untuk mandi, mencuci, dan kakus oleh pekerja proyek.

Baca Juga :  Tentara Rusia Ditangkap di Ukraina Minta Setop Invasi dan Umpat Putin

Menanggapi pelanggaran ini, Matheus langsung menulis surat yang meminta pengembang mendaftarkan izin sumur baru.

Dia juga memberikan perkiraan penggunaan air tanah yang nantinya akan mengharuskan pengembang membayar pajak penggunaan air tanah ke UPPPD (Unit Layanan Penagihan Pajak Daerah) setempat.

Dia berkata, “Pada saat seperti itu, biasanya digunakan sebagai celah oleh petugas yang buruk. “Triknya adalah bersekongkol dengan pelanggar dengan imbalan agar perkiraan penggunaan air tanahnya rendah,” ujarnya.

Agensi tersebut menyimpulkan, “Mungkin hanya ada dua hari ini, tetapi jika dibiarkan, dampaknya bisa parah dalam jangka panjang. Ini bukan hanya masalah uang, ini berdampak pada lingkungan selama beberapa dekade.”

Bersambung ke halaman berikutnya…

[Gambas:Video CNN]


Tidak ada penggunaan air tanah dan tidak ada kegagalan untuk memungut pajak

Baca halaman selanjutnya