Koalisi Pimpinan Saudi Klaim Kelompok Houthi Serang 4 Wilayah Kerajaan

Jakarta, BizWeb.co.id Indonesia

koalisi yang dipimpin Arab Saudi sebutkan grup bajingan Menyerang 4 kerajaan. Serangan itu menghancurkan kendaraan sipil dan rumah, tetapi tidak ada korban jiwa.

Media pemerintah lokal Saudi (SPA) mengatakan satu serangan menargetkan pabrik desalinasi di kota Al-Shaqeeq. Serangan lain menargetkan fasilitas Aramco di Jizan, pembangkit listrik di kota Dhahran al Janub dan fasilitas gas di Khamis Mushait, lapor Reuters.

Koalisi mengatakan serangan itu termasuk rudal balistik, kendaraan udara tak berawak dan rudal jelajah. Badan tersebut juga mengklaim telah mendeteksi dan memantau beberapa drone serta memukul mundur serangan rudal balistik yang menargetkan warga sipil di Jizan.

Media pemerintah Saudi juga mendistribusikan foto dan video yang menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh serangan itu.

Sementara itu, Houthi belum mengomentari tuduhan ini.

Serangan itu terjadi ketika Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang berbasis di Arab Saudi berencana untuk mengundang beberapa pihak yang terlibat dalam konflik Yaman, termasuk Houthi, untuk berdialog di Riyadh bulan ini. Berita itu disampaikan oleh dua pejabat Teluk. ReutersSelasa (15/3) lalu.

Pada Rabu (16/3), pihak Houthi menyatakan menyambut baik upaya dialog dengan koalisi pimpinan Saudi jika acara tersebut digelar di negara netral.

Selain itu, pencabutan pembatasan ‘sewenang-wenang’ di Bandara Sanaa dan Pelabuhan Yaman menjadi bahan diskusi pertama.

Koalisi Saudi melihat serangan Houthi sebagai tanggapan atas proposal untuk dialog.

Sementara itu, pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi telah berperang di Yaman sejak 2015. Pasukan koalisi campur tangan dalam konflik dengan pemimpin Yaman Mansour Hadi.

Pada tahun 2014, ketika perang saudara pecah di Yaman, pemberontak Houthi merebut kembali ibu kota, Sana’a. Sejak itu, perang berubah dari perang melawan pemerintah Hadi hanya menjadi konflik regional.

Baca Juga :  Zelensky Murka Lihat Kuburan Massal Korban Rusia: Ini Genosida

Konflik di kawasan itu telah melibatkan banyak negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Houthi sendiri didukung oleh Iran dalam perang ini.

(pwn/agn)

[Gambas:Video CNN]