Beredar Video Tentara Ukraina Diduga Bunuh Serdadu Rusia

Jakarta, BizWeb.co.id Indonesia

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan tentara berseragam militer. Ukraina dari barat Kievmenembak seorang tentara Rusia orang yang tertangkap.

videonya Reuters. Melalui kegiatan ini diketahui bahwa penembakan terjadi di desa Dmytivka, tidak jauh dari desa Bucha.

Video tersebut menunjukkan tiga peluru ditembakkan ke seorang tentara yang mengenakan salah satu ban lengan berwarna putih. Gelang itu digunakan oleh tentara Rusia.

Prajurit itu terlihat berdarah dan mengalami kesulitan bernapas saat dia berbaring di jalan dekat mayat seorang prajurit lain.

“Lihat, dia masih hidup. Aku kehabisan napas. Tapi ini sudah berakhir.” Kalimat ini berbunyi sebelum dua tembakan dilepaskan.

Sementara itu, saat tentara berjubah putih bergerak, tembakan ketiga dilepaskan.

Video beralih ke tubuh dua tentara yang mengenakan gelang putih. Salah satu dari mereka ditembak di kepala dengan tangan diikat ke belakang.

Sementara itu, sebuah kendaraan militer Rusia terlihat diparkir di dekatnya.

Namun, militer Ukraina dalam video tersebut berbicara bahasa Rusia. Salah satunya memiliki aksen Kaukasus dan yang lainnya memiliki aksen yang mirip dengan Rusia selatan dan Ukraina timur.

Beberapa dari mereka berteriak, “Kemuliaan bagi Ukraina!”

Salah satu tentara terlihat mengenakan ban lengan biru yang menandai benteng Ukraina. Namun, Anda dapat melihat tentara lain menggantungkan bendera Ukraina di lengannya, tetapi itu terbalik.

Sejauh ini, afiliasi militer tidak jelas.

Reuters tidak dapat memastikan kapan video ini direkam. Namun, media Ukraina UNIAN merilis video tersebut setelah penembakan pada 30 Maret.

Saat dimintai keterangan, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitro Kuleva mengaku belum melihat video tersebut, namun pernah mendengarnya.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa militer Ukraina mematuhi aturan perang,” katanya.

Baca Juga :  Bahas Rusia, Xi Jinping Ingatkan AS Jangan Macam-macam soal Taiwan

Berita itu muncul setelah pihak berwenang Ukraina menemukan puluhan mayat tergeletak di jalan-jalan kota Bucha. Penemuan ini menyebabkan Ukraina menuduh Rusia melakukan kejahatan perang.

Namun, Kremlin membantah klaim tersebut. Mereka menilai video yang menunjukkan mayat itu sebagai ‘direncanakan’.

[Gambas:Video CNN]

(kata sandi/kembali)

[Gambas:Video CNN]