Apakah Warga Asing Boleh Berperang di Ukraina?

Jakarta, BizWeb.co.id Indonesia

Pemerintah Ukraina Perekrutan dimulai orang asing Tertarik untuk bergabung dengan ‘korps internasional’ negara tersebut. Unit ini dibentuk untuk membantu tentara Ukraina melawan agresi Rusia.

Namun, beberapa orang asing yang memutuskan untuk membantu Ukraina mungkin menghadapi hukuman hukum di negara asal mereka.

mengutip ReutersBanyak warga Kanada, Georgia, India, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat dikatakan ingin membantu tentara Ukraina melawan Rusia.

Bisakah Warga Amerika Menjadi Relawan Perang?

Departemen Luar Negeri A.S. menyatakan di situs resminya bahwa warga negara A.S. tidak dilarang bertugas di militer di negara lain. Namun, melayani negara lain atau memerangi negara yang berdamai dengan Amerika Serikat dapat dianggap sebagai tindakan pelepasan kewarganegaraan secara sukarela.

David Mallett, seorang profesor di American University, mengatakan ada undang-undang di Amerika Serikat yang melarang warganya berpartisipasi dalam perang dengan pemerintah yang memiliki posisi damai di Amerika Serikat. Aturan ini membawa hukuman penjara hingga tiga tahun.

Bagaimana dengan lisensi di Australia, Inggris dan India?

Menurut travel advisory Kementerian Luar Negeri Inggris, warga yang akan berperang di Ukraina berisiko dituntut. Undang-Undang Pendaftaran Asing Inggris melarang warga negara Inggris mendaftar di pasukan asing untuk memerangi negara-negara yang memiliki hubungan damai dengan Inggris.

Sementara itu di Australia, Perdana Menteri Scott Morrison telah mendesak warga untuk tidak terlibat dalam pertempuran militer di Ukraina. Dia menilai banyak ketidakpastian tentang status hukum warga sipil yang tidak berperang di negaranya.

Baca Juga :  Tujuh Jenderal Rusia Disebut Tewas Dalam Invasi ke Ukraina

Jika tidak, Kementerian Dalam Negeri India tidak menanggapi permintaan komentar. Reuters Mengenai legalitas warga negara India yang bergabung dengan tentara Ukraina.

Namun, dalam kasus seorang India yang pergi ke Irak pada tahun 2015, Kementerian Luar Negeri mengatakan pemerintah India dapat dituduh “menghasut terorisme di negara lain” jika orang India terlibat dalam konflik dengan negara lain.

Apakah ada negara di Ukraina yang mengizinkan perang untuk rakyatnya sendiri?

Jerman mengatakan tidak akan menuntut warganya karena berpartisipasi dalam perang di Ukraina. Para pemimpin Denmark dan Latvia juga mengatakan mereka mengizinkan warganya menjadi sukarelawan di Ukraina.

Bagaimana jika pasukan asing ditangkap di Ukraina?

Daphné Richemond-Barak, seorang profesor di Sekolah Luar Negeri dan Strategi Pemerintah Israel Lauder, mengatakan hukum internasional mengharuskan tentara Rusia untuk memperlakukan tentara asing sebagai tawanan perang, terlepas dari kebangsaannya.

Ini berarti bahwa pasukan Rusia harus menyediakan makanan, air, dan perawatan medis untuk tentara asing yang ditangkap.

Namun juru bicara kementerian pertahanan Rusia mengatakan “tentara bayaran” Barat yang berperang untuk Ukraina tidak akan diperlakukan sebagai pejuang yang sah dan, lebih buruk lagi, akan menghadapi tuntutan pidana.

Bisakah sukarelawan asing diadili selama perang?

Mengingat bahwa para sukarelawan akan berperang sebagai bagian dari tentara Ukraina, kecil kemungkinan mereka akan diadili di negara asal mereka atas tindakan tertentu yang diambil selama perang. Namun, pengecualian dibuat dalam kasus kecurigaan kejahatan perang, dll.

(kata sandi/kembali)

[Gambas:Video CNN]