Cegah Aktivitas Ilegal, Mendagri: Pembangunan PLBN Dilanjutkan

BizWeb.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan masih ditemukan warga yang melintasi perbatasan melalui jalur tidak resmi. Untuk mengatasi hal tersebut, Tito menegaskan akan terus membangun pos perbatasan (PLBN) di perbatasan.

PLBN merupakan pos pemeriksaan dan pos pemeriksaan keluar masuknya orang dan barang yang dikelola oleh Badan Perbatasan (BNPP) yang menaungi Bea, Imigrasi, dan Karantina.

Menurut Tito, Indonesia saat ini memiliki delapan PLBN, namun delapan PLBN belum cukup untuk memfasilitasi kegiatan lintas batas di perbatasan darat Indonesia dengan negara tetangga.

“Delapan PLBN ini tidak cukup. Karena perbatasan darat kita di Kalimantan sangat istimewa. Dalam keterangannya, Kamis (4/7), Tito mengatakan dalam keterangannya, Kamis (4/7), bayangkan hanya ada tiga ribu tikus di Kalbar.

Tito mengatakan, pembangunan PLBN tidak hanya untuk mengatasi masyarakat yang melintasi perbatasan melalui jalan tidak resmi, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan dan keselamatan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan terkait dengan isu nasionalisme.

Dia mencontohkan kegiatan lintas batas yang tidak berhasil di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Dikatakannya, Sebatik terbagi menjadi dua, pulau utara milik Malaysia dan pulau selatan milik Indonesia.

Tito mengatakan penduduk pulau itu adalah satu suku dan perbatasan antara kedua negara hanya ditandai dengan penanda perbatasan, di mana aktivitas lintas batas terjadi setiap hari dan bahkan ada rumah dengan dapur di wilayah Malaysia. Ruang tamu berada di wilayah Indonesia.

“Sangat mudah melintasi perbatasan secara ilegal dengan narkoba, teroris, dan senjata,” katanya.

Sebagai acuan, pembangunan PLBN juga dilakukan di Pulau Sebatik, tepatnya di Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2019, PLBN Sei Nyamuk akan dibangun di atas Percepatan Pembangunan 11 PLBN Terpadu dan Infrastruktur Pendukung Lintas Batas di Kecamatan Sebatik Utara.

Baca Juga :  Bos Kartel Tak Terkenal asal Guatemala Diburu AS, Punya Bounty Termahal Saat Ini

Atas arahan Presiden pada Januari 2019, Presiden Joko Widodo baru saja menyelesaikan dan menjabat di Sota PLBN Kabupaten Merauke.

Penyelesaian Sota PLBN menambah jumlah PLBN yang dibangun sebelumnya. Delapan PLBN yang saat ini dikelola BNPP adalah PLBN Aruk, PLBN Entikong dan PLBN Badau (Provinsi Kalimantan Barat). PLBN Motaain, PLBN Motamasin dan PLBN Wini (Nusa Tenggara Timur); PLBN Skouw dan PLBN Sota, Papua.

Redaktur: Bintang Pradeo

Wartawan: Muhammad Ridwan