Beli Jam Tangan Mewah Richard Mille, Konsumen Ini Malah Merasa Dirugikan Miliaran Rupiah

Konsumen jam tangan mewah Richard Mille diperkirakan merugi miliaran rupiah.

BizWeb.co.id.CO.ID, JAKARTA — Jam tangan masterpiece Richard Mill Selalu mencuri perhatian. Karena jam tangan ini dipakai oleh sedikit orang di dunia. Selain memiliki fungsi seperti jam tangan pada umumnya, jam tangan Swiss ini menjadi simbol kesuksesan dan kemewahan bagi yang memilikinya.

Salah satunya adalah Sultan Hassanal Bolkiah, yang memiliki satu-satunya Richard Mille yang sangat eksotis di dunia RM56-02 Pink Sapphire.

dengan 4 unit jam tangan richard mille Yang dibelinya bermasalah, dan pengusaha Indonesia itu mengaku rugi hampir 230 miliar rupiah.

Dua di antaranya adalah Richard Mille RM5602 Blue Sapphire Unique Piece (hanya satu di dunia) dan Richard Mille RM5703 Black Sapphire (hanya dua di dunia). Ini adalah RM11-03 Ca TPT/NTPT Hitam dan RM17-01.

Tony Trisno mengaku telah resmi membeli empat jam tangan dan membayarnya di butik resmi Richard Mille di Jakarta. Butik tersebut dimiliki oleh PT Royal Mandiri Internusa, agen tunggal penjualan jam tangan mewah Richard Mille di Indonesia. Perusahaan dituding gagal bayar atas utang-utangnya.

“Kerugian materil yang saya derita akibat perbuatan RM Jakarta Boutique itu sekitar Rp 230 miliar,” kata Tony dalam keterangan tertulis di Jakarta, 28 Maret 2022.

Sebagai pengusaha yang gemar mengoleksi jam tangan, Tony mengatakan jam tangan merek Richard Mille merupakan investasi yang sangat bagus. Masalah ini juga menyebabkan dia menderita kerugian non-materi. Menurutnya, komitmen dan kepercayaan adalah nilai yang paling didukung.

“Hal yang paling menyakitkan adalah semua rekan saya tidak mempercayai saya lagi. Dan itu telah menyebar ke seluruh jaringan saya di luar negeri. Itu kehilangan yang paling menyakitkan bagi saya,” keluh Tony.

Baca Juga :  Telkom Lakukan Restorasi & Konservasi Hutan Berbasis Digital

Pengacara Tony Royandi Haichal mengatakan kliennya telah membeli lusinan jam tangan Richard Mille sejak 2013. Berawal dari jual beli dan serah terima fisik jam tangan tersebut dilakukan di butik Richard Mille di Jakarta, sebelum diambil alih oleh Richard Lee sebagai mereknya. Manajer atau Dian Marlini, Manajer Staf Senior. .

Kemudian Royandi memaparkan kronologis kejadian tersebut. Di awal tahun 2016, pelanggan VVIP Richard Mille Jakarta Tony Trisno, pelanggannya, membeli jam tangan Richard Mille RM17-01 seharga SGD500,000 (S$500,000).

Jam Tangan Richard Mille RM11-03 Ca TPT/NTPT Hitam dihargai SGD 230.000 (S$203.000) per September 2017. Jam tangan Blue NTPT Dragon RM5703 dibeli pada Oktober 2020.

“Tetapi klien hanya menerima jam tangan asli. Biasanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan setelah menerima waktu yang sebenarnya, seperti sertifikat, kotak, tagihan, dan peralatan lainnya. Klien saya mencoba menghubungi Richard Mille Jakarta melalui telepon dan chat WhatsApp, tetapi tidak ada jawaban yang jelas,” jelas Royandi.

Sebelum Juni 2021, kliennya melaporkan Boutique Manager RM Jakarta Richard Lee sebagai Laporan No. LP/B/0396/VI/2021/SPKT/BARESKRIM POLRI pada 28 Juni 2021. Laporan itu dengan barang-barang Richard Mille RM5703 Hitam. Potongan unik Sapphire Dragon dan RM5602 Blue Sapphire.

Jam tangan Richard Mille yang berbasis di Swiss ini konon dibuat oleh orang Prancis kelahiran 13 Februari 1951. Seri pertama dari jam tangan ini adalah RM001, dirilis pada tahun 2001. Jam tangan mewah ini telah disponsori oleh beberapa merek ternama. Atlet terkenal seperti Felipe Massa, Rafael Nadal dan pembalap tim F1 McLaren Lando Noris.

Artis Hollywood dan selebritas terkenal dunia seperti Pharrell seharga RM56-02 dan Jackie Chan seharga RM 50-02 juga mengoleksi merek tersebut. jam tangan mewah ini.

Baca Juga :  Minyak Goreng Curah Masih Gaib, DPR: Pemerintah Harapan Palsu Terus!

Setelah mendapat konfirmasi dari wartawan, butik Richard Mille Jakarta tidak menanggapi hal tersebut.